Arsitektur Dwijendra awalnya dikenal sebagai Sekolah Tinggi Arsitektur Tradisional Bali, pada tahun 1981. Selanjutnya tahun 1982 ditingkatkan menjadi Universitas Dwijendra dalam bentuk Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur.
Untuk ketiga kalinya pada tahun 2012 memperoleh status terakreditasi sesuai dengan Surat Keputusan Ban-PT no: 032/BAN-PT/Ak-XV/S1/X/2012 Tentang Penetapan Status Terakreditasi.


Kamis, 15 Maret 2012

ALUMNI ARSITEKTUR DWIJENDRA DI FACEBOOK

Dunia maya saat ini sangat membantu suatu komunikasi para pemakai/user seperti misalnya arsitek alumni Dwijendra yang telah lama tidak berjumpa dalam komunitasnya, karena personel komunitas arsitek Dwijendra tersebar lokasinya (lima puluhan arsitek alumni Dwijendra) di Bali, bahkan ada yang diluar Bali. Melalui jejaring sosial Facebook bertajuk "WARUNG FT UNDWI" para alumni dapat berkomnikasi lebih lanjut dengan rekan-rekannya maupun dengan civitas akademika lainnya seperti mahasiswa adik kelasnya dan dosen yang aktiv mengajar di FT Dwijendra.  Ada keinginan mereka para alumni untuk mengadakan reuni guna mengenang kembali masa-masa kuliah mereka di Dwijendra, tentunya hal itu akan terwujud jikalau diantaranya ada yang memulai dan mengambil inisiatif untuk mengadakannya.

Baca lengkapnya... lanjut.

Rabu, 07 Maret 2012

Journey Arsitektur Mahasiswa 2011










Tak terasa telah satu semester berlalu semenjak dimulainya tahun ajaran baru 2011/2012, setelah melewati hari-hari kuliah dan hari libur Galungan-Kuningan, maka atas inisiatif mahasiswa arsitektur dwijendra angkatan 2011 mengadakan journey arsitektur dengan rute : PURA GOA GAJAH - PURA GUNUNG KAWI - PURA TIRTA EMPUL TAMPAK SIRING. Hampr seluruh mahasiswa angkatan 2011 ikut konvoi dalam journey ini sebagaimana tampak keceriaannya dalam foto bersama di Pura Tirta Empul.

Tak kurang 5 (lima) dosen ikut mengekor para mahasiswa dalam journey itu. Memang sebuah kemajuan dalam suasana akademik (atmosfir) dilakukan oleh mahasiswa kali ini, semoga ini menjadi tradisi bagi mahasiswa ke depannya. Sebab banyak hal, banyak informasi yang terekam dala journey. Setidaknya mahasiswa mendapat informasi mengenai ke arsitekturan pura Goa Gajah dari pemandu di Pura bersangkutan. Menjadi mahasiswa sepatutnya banyak melihat, banyak bertanya dan selanjutnya banyak memikirkan : MENGAPA MUNCUL BENTUK-BENTUK SEPERTI ITU?

Baca lengkapnya... lanjut.